Breaking News

Selasa, 10 Februari 2015

Perkembangan 1G Sampai 4G di Indonesia

BeritaT - Perkembangan 1G Sampai 4G di Indonesia. Teknologi komunikasi nirkabel bermula dari 1G atau generasi pertama. Teknologi tersebut kemudian dikembangkan menjadi 2G, 3G hingga 4G yang kita kenal saat ini.



1G
Generasi pertama atau 1G tersebut diperkenalkan mulai 1970-an. Jangan bayangkan sudah ada koneksi internet pada teknologi komunikasi tahap ini. Teknologi 1G bekerja memanfaatkan transmisi sinyal analog. Saat itu, teknologi ini hanya dapat digunakan untuk panggilan telepon saja.
Ukuran ponsel 1G pun tergolong besar, bila dibandingkan dengan ponsel masa kini. Contohnya ponsel Motorola DynaTAC yang cukup populer pada masanya. Ponsel yang dibuat pada kurun 1984-1994 ini punya bobot 794 gram. Dengan bobot hampir satu kilogram, berat DynaTAC hampir setara dengan bobot Ultrabook.
Kemunculan teknologi 1G tersebut juga berperan besar dalam mendorong pertumbuhan pasar telepon genggam. Dikutip KompasTekno dari Bright Hubu, pangsa pasar telepon genggam saat itu tumbuh dari 30 menjadi 50 persen dalam tiap tahunnya. Bahkan pada 1990, pengguna teknologi 1G di seluruh dunia hampir mencapai angka 20 juta jiwa.
2G
Teknologi 1G terus digunakan hingga digantikan dengan teknologi 2G. Perbedaan utama antara kedua teknologi tersebut adalah pada sinyal radio yang digunakan. 1G menggunakan sinyal analog, sedangkan 2G menggunakan sinyal digital.
Ponsel yang menggunakan teknologi 2G mulai diperkenalkan pada kurun 1990. Ponsel yang sudah menerapkan teknologi ini bisa digunakan untuk berkirim dan menerima data dalam ukuran kecil. Maksudnya data di sini adalah pengiriman pesan teks (SMS), pesan bergambar serta pesan multimedia (MMS).
Teknologi 2G sendiri utamanya dibuat untuk layanan suara dan koneksi data yang cenderung lambat. Pemutakhiran pada jaringan ini kemudian memunculkan istilah 2.5G dan 2.75G.
Istilah 2.5G mengacu pada teknologi komunikasi 2G yang sudah dikombinasikan dengan General Packet Radio Service (GPRS). Secara teori, kecepatan transfer data menggunakan teknologi ini bisa mencapai 50 kbps.

Selanjutnya, istilah 2.75G adalah teknologi komunikasi 2G yang dikombinasikan dengan standar Enchanced Data Rates for GSM Evolution (EDGE). Secara teori, kecepatan transfer datanya melebihi 2.5G, yaitu maksimal pada 1 Mbps.
3G
Penerapan standar GPRS pada teknologi komunikasi 2G membuka jalan untuk akses data yang lebih cepat. Selepasnya, muncul teknologi yang dikenal sebagai generasi ketiga atau 3G pada 1998.
Teknologi komunikasi 3G disebut juga sebagai mobile broadband pertama. Sebutan itu muncul karena kemampuannya mengakses internet dan bisa digunakan sebagai pengganti koneksi internet melalui kabel.
Selain kecepatan transfer data yang membuat akses internet cukup lancar, teknologi ini sudah memungkinkan digunakan kegiatan yang terkait dengan transfer audio, grafis maupun video. Singkatnya, teknologi komunikasi tersebut sudah mampu digunakan streaming video atau melakukan video call.

International Telecommunication Union menyebutkan bahwa teknologi 3G ini diharapkan bisa mewujudkan kecepatan transfer data minimal 2 Mbps untuk pengguna yang sedang diam atau berjalan, dan 348 kbps jika sedang bergerak dalam kecepatan tinggi. Namun tidak dijelaskan secara baku berapa kecepatan maksimal yang diharapkan.
Pelan-pelan, teknologi komunikasi 3G pun berkembang ke masa transisi menuju generasi keempat atau 4G. Teknologi pada masa transisi tersebut dikenal sebagai 3.5G dan 3.75G.
Teknologi 3.5G disebut juga sebagai High Speed Packet Access (HSPA). Pada tahap ini, kecepatan transfer data meningkat dengan batas maksimum unduh 14 Mbps, dan kecepatan unggah 5,76 Mbps.
Teknologi tersebut kemudian dikembangkan lagi menjadi 3.75G atau HSPA+. Secara teori, jaringan telekomunikasi yang menerapkan teknologi ini bisa memperoleh kecepatan unduh hingga 168 Mbps dan unggah hingga 22 Mbps.

Batas tersebut merupakan perhitungan teoritis, sedangkan pengguna dalam keadaan nyata akan merasakan kecepatan transfer data yang lebih rendah tergantung situasi.

4G

Teknologi komunikasi generasi ketiga itu selanjutnya dikembangkan menjadi generasi keempat atau 4G. Ada dua sebutan untuk teknologi komunikasi 4G yang saat ini dikenal. Pertama adalah Long Term Evolution (LTE) serta Long Term Evolution-Advance (LTE-A).

Teknologi LTE, secara teori menawarkan kecepatan unduh (download) hingga 100 Mbps dan kecepatan unggah (upload) hingga 50 Mbps. Kecepatan tersebut bisa lebih cepat lagi, tergantung rilis teknologi yang digunakan oleh operator. Meskipun begitu, LTE sebenarnya masih diberi label teknologi pra-4G.

Pelabelan tersebut dikarenakan kecepatan teoritis yang ditawarkan LTE belum mencapai standar 4G dari International Telecommunications Union-Radio communication sector (ITU-R). Organisasi internasional tersebut mengeluarkan International Mobile Telecommunication-Advanced (IMT-A) yang berisi syarat sebuah teknologi komunikasi 4G.

Syarat tersebut menyatakan bahwa sebuah teknologi 4G harus memiliki kecepatan unduh maksimal 1 Gbps dan unggah maksimal 500 Mbps.

Sedangkan LTE yang seringkali disebut sebagai 4G oleh operator seluler, belum mencapai syarat tersebut. Berdasarkan hal tesebut, maka teknologi LTE-A lah yang didorong untuk muncul sebagai teknologi True 4G.

4G di Indonesia

Indonesia sendiri saat ini sudah mulai bisa merasakan keberadaan teknologi 4G LTE, meskipun belum menyeluruh dan belum mudah dijangkau. Masalahnya, baru tahap pertama saja yang digelar di frekuensi 900 MHz.

Jaringan 4G LTE yang digelar oleh operator-operator telekomunikasi Indonesia, XL Axiata, Indosat, serta Telkomsel pun jangkauannya masih terbatas di beberapa wilayah. Kendala lainnya adalah belum banyak perangkat yang bisa digunakan untuk mengakses 4G LTE di frekuensi 900 MHz.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kemenkominfo) sekarang sedang bersiap mengumumkan 4G LTE tahap dua yang diterapkan di frekuensi 1.800 MHz. Rencananya, pengumuman kebijakan untuk teknologi itu akan dilakukan pada pertengahan Februari 2015 ini.

"Kebijakannya bahwa ini (4G) akan diimplementasikan segera akan kami keluarkan bulan Februari. Indonesia akan terapkan 4G/LTE di band 1.800 MHz tahun ini. Setelah policy itu keluar, itu (dilanjutkan) penataannya,” ujar Menkominfo Rudiantara, beberapa waktu lalu.

Jika teknologi tersebut sudah diterapkan di frekuensi 1.800 MHz, Rudiantara berharap 4G LTE akan lebih mudah dinikmati masyarakat. Karena menurut dia, saat ini sudah ada banyak pilihan perangkat yang sebenarnya bisa digunakan untuk mengakses 4G LTE di frekuensi itu.

Pengguna internet masih harus bersabar untuk bisa mengetahui seberapa muluskah kecepatan transfer data yang nanti terwujud di Indonesia. Setidaknya, kecepatan akses yang lebih tinggi diprediksi membuka banyak kemungkinan baru.
Read more ...

Sabtu, 24 Januari 2015

Microsoft Mengungkap Jadwal Rilis Microsoft Office 2016



Microsoft Mengungkap Jadwal Rilis Microsoft Office 2016
.Microsof tampak sangat tertutup perihal Office 2016 ini. Hanya sedikit informasi yang diungkapkan oleh Microsoft dalam blog tersebut. Bahkan, perusahaan yang baru merilis Windows 10 ini tidak memberitahukan fitur baru apa saja yang bakal hadir menemani Office 2016.

Microsoft hanya berjanji untuk membagikan berbagai detail informasi terkait Office 2016 dalam beberapa bulan mendatang. Aplikasi tersebut pun akan dirilis ke pasar pada semester dua 2015.

Satu informasi lainnya, seperti KompasTekno kutip dari Venture Beat, Jumat (23/1/2015),software versi terbaru ini akan "memiliki pengalaman yang akrab dengan pengguna, cocok digunakan di PC yang dilengkapi dengan keyboard dan mouse".

Dalam peluncuran acara peluncuran Windows 10 lalu, Microsoft mengumumkan versi khusus Office, yang dinamakan Office for Windows 10. Kumpulan aplikasi tersebut terdiri dari Word, Excel, PowerPoint, OneNote, dan Outlook.

Bedanya dengan versi lainnya, Office for Windows 10 dikatakan dibuat lebih optimal untuk perangkat dengan layar sentuh. Aplikasi ini juga diklaim akan tetap enak digunakan di perangkat dengan bentang layar yang lebih kecil, seperti ponsel dan tablet.

Office for Windows 10 pun dijadwalkan untuk dirilis dalam beberapa bulan mendatang.

Nah Satu Kata Buat Microsoft (Goood)
Read more ...

HP Rilis Tablet dengan System dual Boot (dual OS) Android dan Windows



HP Rilis Tablet dengan System dual Boot (dual OS) Android dan Windows. Hp merupakan Brand yang terkenal dalam bidang penjualan laptop yang diberi nama Compac ,Tapi taukah anda bahwa Brand ini juga memproduksi smartphone dan tablet, meskipun HP terkenal di bidang laptop dan Computer tapi Hp juga memenuhi bisnis Smartphone dan tablet di pasar dunia. Seperti dapat di lihat dari keseriusan Perusahaan ini mempersiapkan Event CES 2015 dan memperkenalkan dua tablet yang memiliki suatu trobosan baru dalam dunia Smartphone.
Beberapa Waktu Pada Event CES 2015 yang berlangsung di Las Vegas pekan lalu, Hewlett-Packard (HP) memamerkan dua tablet terbarunya dengan dua varian jenis OS yang berbeda satu sama lain.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari liliputing, kedua Tablet keluaran HP ini mempunyai nama HP Slate Pro 10 dan juga HP Pro Tablet 10. Walaupun menggunakan OS yang berbeda satu sama lain, tetapi HP menggunakan spesifikasi yang sama pada flagship terbarunya, dimana kedua tablet ini dilengkapi dengan prosesor Quad-core Intel Atom Z3735f Bay Trail, dengan RAM sebesar 2GB, dan mempunyai memori internal 32GB dengan layar berukuran 10.1 inci.
 Kedua Tablet tersebut dihadirkan dengan dilengkapi sebuah pen untuk memudahkan pengguna dalam mengaplikasikan beragam fitur dan konten yang terdapat pada dua tablet terbaru keluaran HP ini.

Untuk seri Hp Pro Tablet 10 tersedia dalam dua pilihan, yakni OS windows 8.1 dengan Bing dan Windows 8.1 standar. Perbedaan dari kedua jenis Tablet tersebu yaitu pada mesin pencariannya dan juga ketersediaan pen, karena pada seri yang menggunakan OS Windows 8.1 dengan Bing pengguna tidak akan menemukan pen untuk membantu dalam pengaplikasian tablet.

Nah Bagaimana Apakah Ganners Sudah siap untuk merasakan Dual Os dalam 1 Tablet... :)
Read more ...

Inilah Ponsel LTE 4G Tercepat Pertama Di Dunia



Inilah Ponsel LTE 4G Tercepat Pertama Di Dunia. Kali ini samsung Merilis (Menambah Anggota Barunya ) yaitu Samsung Galaxy Note4 4G LTE, tidak memiliki banyak perbedaan dari Galaxy Note 4 versi original. Hanya saja, Galaxy Note 4 S-LTE telah mendukung kecepatan 4G LTE yang lebih kencang.
Perangkat ini, seperti KompasTekno kutip dari Phone Arena, Selasa (20/1/2015), akan mendukung 4G LTE kategori 9. Itu artinya, perangkat tersebut mampu mengunduh data dengan kecepatan super cepat, hingga 450 Mbps.

Note 4 juga merupakan ponsel dengan dukungan 4G LTE kategori 9 pertama yang dirilis ke pasaran.

Galaxy Note 4 S-LTE ini, untuk saat ini, hanya bisa digunakan secara optimal di negara Korea Selatan. Musababnya, baru satu operator yang merilis layanan 4G LTE triband di dunia, yakni SK Telecom, operator seluler asal Negeri Ginseng tersebut.

Perangkat ini sendiri mendukung agregasi tri-band 10 MHz + 10 MHz + 20 MHz, layanan yang baru saja dirilis oleh SK Telecom bulan lalu.

Untuk mendukung jaringan tersebut, Galaxy Note 4 S-LTE menggunakan prosesor buatan Samsung sendiri, Exynos 5433.

Seri prosesor yang digunakan ini berbeda dari yang dirumorkan sebelumnya. Kala itu, Samsung dikabarkan akan mempersenjatai Galaxy Note 4 S-LTE dengan prosesor Snapdragon 810 dari Qualcomm.

Saat ini, Galaxy Note 4 S-LTE baru akan dirilis di pasar Korea Selatan saja. Informasi perihal harga perangkat tersebut pun belum dibeberkan oleh Samsung.

Selain Samsung, LG juga akan merilis perangkat yang dilengkapi dengan dukungan LTE kategori 9. Perangkat tersebut adalah LG G Flex 2. Produk ini dijadwalkan untuk dirilis pada 30 Januari 2015, lebih lama satu minggu ketimbang Galaxy Note 4 S-LTE.
Read more ...

Jumat, 23 Januari 2015

WhatsApp An Di Browser


WhatsApp An Di Browser. Sekarang ini WhatsApp telah resmi meluncurkan Web interface untuk WhatsApp. Web ini akan menjadikan komputer anda bisa menerima serta mengirim pesan WhatsApp. Aplikasi ini hanyalah sebagai jembatan bagi pesan-pesan yang datang ke smartphone anda.

 Jadi, semua pesan juga masih terkirim ke handset anda ketika anda juga membacanya di komputer anda. Cara mengakses fungsi baru ini, anda diharuskan memiliki versi WhatsApp paling baru di perangkat mobile anda. Kemudian, anda bisa mengakses ke alamat WhatsApp Web di komputer anda dimana anda akan melihat sebuah QR Code dan anda disarankan untuk menggunakan web browser chorme agar lebih optimal. Berikutnyan anda harus menghubungkan kun WhatsApp di smartphone anda dengan di komputer. 

 Tinggal melakukan scan QR Code dari WhatsApp di perangkat genggam anda. Ini bisa anda temukan pada opsi Menu terbaru yang memiliki label WhatsApp Web. WhatsApp Web bisa digunakan oleh anda bila anda menggunakan aplikasi dari Android, BlackBerry, Windows Phone, atau sistem operasi dari Nokia S60. Pengguna iOS mungkin kurang beruntung karena WhatsApp menjelaskan bahwa mereka tidak bisa mengaktifkan Web Client bagi para pengguna iOS dikarenakan “batasan dari Apple”.

Sumber : Menit Tekno
Read more ...
Designed By